Lpmsemesta — ILeague Goes to Campus hadir di Universitas Madura (Unira), Pamekasan, Rabu (16/9/2026), dengan membahas perkembangan industri sepak bola sekaligus membuka wawasan mahasiswa mengenai beragam peluang karier di luar profesi sebagai pemain.
Kegiatan tersebut dihadiri Manajer Event & Community Development ILeague, Hanif Marjuni, Pimpinan Cabang BRI Pamekasan Andri Wicaksono, Wakil Rektor III Universitas Madura Dr. Drs. Ec. H. Gazali, M.M., serta mahasiswa Universitas Madura.
Dalam sambutannya, Hanif Marjuni mengatakan, program ILeague Goes to Campus tahun ini direncanakan menyambangi 20 perguruan tinggi di Indonesia yang berada di wilayah Liga 1 dan Liga 2. Universitas Madura menjadi kampus pertama yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan tersebut di wilayah Madura.
Menurut Hanif, kegiatan tersebut bukan sekadar promosi produk, tetapi menjadi ruang untuk memperkenalkan kepada mahasiswa bahwa sepak bola telah berkembang menjadi sebuah industri yang membutuhkan beragam kompetensi.
“Sepak bola sudah menjadi industri. Di balik industri tersebut banyak profesi yang bisa diisi oleh teman-teman,” ujar Hanif.
Ia menjelaskan, industri sepak bola tidak hanya membutuhkan pemain dan pelatih, tetapi juga profesi lain seperti media officer, marketing communication, medical officer, fisioterapis, hingga tenaga hukum (legal).
Karena itu, mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan memiliki peluang untuk berkarier di industri sepak bola sesuai dengan kompetensi dan minat yang dimiliki.
Hanif turut membagikan pengalaman perjalanan kariernya. Ia mengatakan, dirinya merupakan lulusan desain yang kemudian memilih berkarier sebagai jurnalis olahraga. Menurutnya, latar belakang pendidikan bukan satu-satunya faktor yang menentukan arah karier seseorang.
“Selama kita ada passion, selama ada peluang, ada jalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Pamekasan Andri Wicaksono menyampaikan bahwa BRI telah menjadi sponsor utama kompetisi Liga 1 selama tiga tahun. Ia menilai, kehadiran ILeague Goes to Campus dapat memberikan informasi sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai berbagai peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan.
Andri yang memiliki latar belakang pendidikan hukum juga membagikan pengalamannya mengenai penerapan disiplin ilmu dalam dunia kerja. Ia menekankan bahwa setiap bidang pendidikan memiliki peluang pengembangan karier masing-masing.
“Apa pun jurusannya, apa pun yang Adik-Adik ambil, percayalah bahwa semua jurusan punya masa depan,” kata Andri.
Ia juga mengapresiasi Universitas Madura yang menjadi kampus pertama dalam rangkaian ILeague Goes to Campus di wilayah Madura.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Rektor III Universitas Madura, Dr. Drs. Ec. H. Gazali, M.M. Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Gazali bahkan mendorong agar kegiatan tersebut dikembangkan menjadi agenda tahunan yang melibatkan perguruan tinggi dari empat kabupaten di Madura, yakni Pamekasan, Sumenep, Sampang, dan Bangkalan.
“Ke depannya, boleh Bapak nanti mengagendakan sebagai kegiatan tahunan yang dipusatkan di Pamekasan sebagai pusat Madura, bisa melibatkan kampus yang ada di seluruh Madura,” ujarnya.
Menurut Gazali, sejumlah mahasiswa Universitas Madura juga telah memiliki keterlibatan dalam dunia sepak bola, termasuk sebagai pemain. Ia menilai, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan life skill dan soft skill, sekaligus membuka peluang keterlibatan yang lebih luas dalam industri olahraga.
Rangkaian ILeague Goes to Campus di Universitas Madura kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi kepada mahasiswa. Kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan industri sepak bola dan beragam profesi yang dapat menjadi pilihan karier sesuai dengan kompetensi serta minat mahasiswa.







