Lpmsemesta- PAMEKASAN – Minat baca dan kemampuan matematika dasar anak usia dini perlu ditumbuhkan sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermakna. Menyadari pentingnya hal tersebut, tim pengabdian dari Universitas Madura melaksanakan kegiatan bertajuk “Gerakan Literasi Numerasi Ceria” di PAUD Az-Zahrah dan RA Muslimat NU VII Pademawu, Kabupaten Pamekasan.(19/12/25)
Tim pengabdian ini dipimpin oleh Dr. Sri Irawati, M.Pd, beranggotakan Dr. Ema Surahmi, S.Si, M.H, M.Pd, Devie Reztia Anjarani, M.M, M.Pd, serta melibatkan mahasiswa Arju Hidayatullah dan Firda Aulia Nabila. Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi dan numerasi sebagai fondasi penting bagi perkembangan berpikir, bahasa, dan logika anak.
Menghadirkan Pojok Baca yang Menarik
Salah satu fokus utama program ini adalah penyediaan pojok baca literasi numerasi di ruang kelas. Pojok baca ini dirancang dengan tampilan menarik dan ramah anak guna mengundang rasa ingin tahu mereka untuk membaca.
Untuk melengkapi fasilitas tersebut, tim menyediakan:
1. Lebih dari 80 buku bacaan anak yang dicetak penuh warna dan didominasi gambar ilustratif.
2. Materi yang variatif, mulai dari dongeng hewan, cerita pembentuk karakter, ensiklopedia anak, hingga buku matematika yang dikemas dalam bentuk cerita.
3. Kalimat sederhana yang memudahkan anak mengenal konsep numerasi dasar seperti berhitung, mengenal pola, dan membandingkan jumlah secara alami.
Edukasi bagi Guru dan Wali Murid
Selain penyediaan sarana fisik, kegiatan ini diisi dengan sesi sharing dan diskusi bersama guru serta wali murid. Tim pengabdian berbagi wawasan mengenai strategi sederhana yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah melalui kegiatan membaca interaktif dan dongeng edukatif.
Ketua tim pengabdian, Dr. Sri Irawati, M.Pd, menjelaskan bahwa penguatan ini tidak harus diajarkan secara kaku. “Melalui cerita, dongeng, dan buku-buku bergambar, anak dapat belajar membaca sekaligus memahami konsep matematika dasar dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia mereka,” ujarnya.
Sinergi untuk Tumbuh Kembang Anak
Dalam kegiatan tersebut, tim juga memperkenalkan media literasi–numerasi kreatif seperti lembar kerja berbasis cerita bergambar. Media ini diharapkan menjadi alternatif pembelajaran yang membantu anak membangun sikap positif terhadap membaca dan matematika.
Pihak sekolah menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan pojok baca ini karena sangat membantu proses pembelajaran sehari-hari. Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua, diharapkan tumbuh budaya literasi dan numerasi yang berkelanjutan demi mendukung tumbuh kembang optimal anak usia dini.















