Mahasiswa KKN-K Universitas Madura dan Universitas Negeri Malang Tanamkan Literasi Lingkungan Sejak Dini di SDN Padelegan 1

  • Bagikan

Lpmsemesta – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Madura (UNIRA) dan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan Gema Lingkungan bertema “Edukasi Pengelolaan Sampah dan Literasi Lingkungan Sejak Dini” di SDN Padelegan 1, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Kamis (18/6/2026).

Example 300x600

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–10.00 WIB tersebut disambut antusias oleh para guru dan siswa. Kehangatan penyambutan dari pihak sekolah turut menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.

Sebelum kegiatan dilaksanakan, panitia telah mengurus perizinan kepada pihak sekolah dengan mengirimkan surat permohonan dua hari sebelumnya. Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa mendapat pendampingan dari salah seorang guru menuju aula tempat kegiatan berlangsung.

Acara diawali dengan perkenalan mahasiswa KKN-K, sambutan, serta sesi ice breaking untuk membangun semangat belajar para siswa. Selanjutnya, mahasiswa menayangkan video edukasi mengenai pengelolaan sampah yang diproduksi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, yaitu Khoirunnisa’, Abdul Ghafar, dan Faqih Ali.

Berbeda dari metode penyuluhan pada umumnya, video tidak diputar secara penuh dalam satu waktu. Pemutaran dilakukan secara bertahap dengan jeda di setiap materi agar siswa dapat memahami isi video sekaligus mempraktikkannya secara langsung di lingkungan sekolah.

Melalui praktik tersebut, siswa diajak mengenali perbedaan sampah organik dan anorganik serta memahami cara memilah sampah dengan benar. Mahasiswa juga mendampingi siswa secara langsung agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami.

Koordinator acara, Abdul Ghafar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan yang sederhana dan kreatif.

“Kedatangan kami ke sini, adik-adik, untuk menyadarkan kalian akan hal yang sering diremehkan di sekitar kita, padahal sebenarnya memiliki manfaat jika kita mampu mengolahnya menjadi ide-ide kreatif,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, mahasiswa juga memperlihatkan contoh hasil daur ulang berupa kalender seumur hidup yang dibuat dari barang bekas. Media tersebut menjadi contoh nyata bahwa sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai.

Khoirunnisa’, salah satu penggagas kegiatan, mengatakan bahwa inovasi tersebut dibuat agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga melihat langsung hasil kreativitas dari pemanfaatan sampah.

“Saya mendukung penuh adanya sosialisasi melalui penayangan video edukasi sampah yang sejalan dengan tema KKN tahun ini. Saya juga membuat contoh karya berupa kalender seumur hidup untuk ditunjukkan kepada adik-adik siswa. Harapannya, mereka dapat melihat secara langsung bahwa sampah yang dianggap tidak berguna bisa diolah menjadi barang yang bernilai,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Gema Lingkungan ini, mahasiswa KKN-K berharap dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini sekaligus mendorong siswa untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah secara kreatif dalam kehidupan sehari-hari.

banner 325x300
Penulis: RifkiEditor: Editor
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *