Pamekasan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Madura. Moh Habibur Rohib, mahasiswa Fakultas Pertanian, Program Studi Peternakan, berhasil meraih penghargaan kategori Teratraktif dalam Lomba Poster TIMPINAS tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Padjadjaran dalam rangkaian Dies Natalis ISMAPETI ke-43 pada 3 November 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Ahbib mengusung karya berjudul “TALA: Teknologi Adaptif Lestari Agribisnis”. Penghargaan ini menjadi pencapaian berharga setelah dirinya harus bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Ahbib mengaku tidak pernah membayangkan dapat mencapai tahap tersebut. Bahkan, ketika namanya diumumkan sebagai finalis, ia masih diliputi keraguan. Namun, kesempatan tersebut akhirnya mengantarkannya memperoleh penghargaan kategori Teratraktif.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas sebuah karya, melainkan bukti bahwa keberanian untuk mencoba kembali dan terus belajar dapat membuka peluang yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan.
Perjalanan menuju pencapaian ini juga tidak terlepas dari pengalaman kegagalan dalam kompetisi sebelumnya, termasuk lomba esai saat mengikuti kegiatan di Universitas Gadjah Mada (UGM) serta pengalaman kompetisi di Universitas Diponegoro (UNDIP).
Pengalaman tersebut sempat membuatnya kehilangan kepercayaan diri. Namun, ia memilih menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan diri.
Prinsip “Man Jadda Wa Jada”, yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, menjadi pegangan Habibur dalam menjalani setiap proses. Baginya, keberhasilan bukan hanya tentang meraih juara pertama, kedua, atau ketiga, tetapi juga keberanian untuk kembali mencoba setelah mengalami kegagalan.
Ahbib turut menyampaikan apresiasi kepada para dosen Fakultas Pertanian Universitas Madura, khususnya dosen Program Studi Peternakan, yang telah memberikan arahan, semangat, dan dukungan selama mengikuti kompetisi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, sahabat, teman-teman pers, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan.
Ke depan, Ahbib berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Madura, khususnya Fakultas Pertanian dan Program Studi Peternakan, agar tidak takut mengambil kesempatan untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Baginya, penghargaan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah lebih jauh. Ia berpesan agar mahasiswa tidak mudah menyerah hanya karena pernah mengalami kegagalan.
“Jangan berhenti hanya karena pernah gagal. Sebab, kita tidak pernah tahu di percobaan ke berapa kesempatan itu akhirnya datang,” ungkapnya.






