LPM SEMESTA– Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) Universitas Madura sukses menggelar Closing Ceremony Edufest Nusantara yang dirangkai dengan Sustainable Energy and Economics Symposium. Acara ini berlangsung di Aula Lab Bersama Lantai III Universitas Madura mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. (Kamis 06/11/25)
Acara yang mengusung tema “Strategi Integrasi Ekonomi Hijau dan Energi untuk Mencapai Net Zero Emission 2060”, menjadi wadah edukatif bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia.
Para narasumber yang dihadirkan dalam symposium ini berasal dari berbagai latar belakang profesional yang kompeten di bidangnya. Di antaranya Ugan Gandar, seorang aktivis energi yang dikenal aktif mendorong transisi menuju energi bersih, serta Arie Gumilar, Presiden FSPPB periode 2024-2027.
Ugan Gandar dalam penyampaian materi menjelaskan
“Kedaulatan pangan dan kedaulatan energi dua faktor ini sangat dominan ketika bicara tentang kedaulatan suatu negara karena yang akan menjadi konflik di dunia beberapa tahun belakangan ini adalah 3F (Food, Finance dan Fuel)” jelasnya.
Pernyataan tersebut menjadi refleksi bahwa tantangan global di masa depan tidak hanya berkisar pada persoalan politik dan ekonomi semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kemampuan negara dalam menjaga ketahanan energi dan pangan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, BEM FEB Universitas Madura berupaya menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung transisi energi hijau dan pembangunan ekonomi berwawasan lingkungan. Acara diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber yang berlangsung hangat dan inspiratif, menandai berakhirnya seluruh rangkaian Edufest Nusantara 2025 dengan penuh antusiasme dan semangat keberlanjutan.















