lpmsemesta.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Madura (UNIRA). Empat mahasiswa berhasil meraih Juara 2 (Silver Medal) dalam ajang Pena Competition 2 pada subtema Pertanian yang diselenggarakan di Universitas Dhyana Pura, Bali, pada Sabtu-Minggu (2-3 Mei 2026).
Keempat mahasiswa tersebut adalah Citra Salma Nurani dari Fakultas Hukum, serta tiga mahasiswa dari Fakultas Teknik yakni Dafa Reihansyah Wahyudi, Akhmad Dzaki Al-Azzi, dan Febriyanto Ramadhani Putra. Mereka tergabung dalam satu tim dan berhasil unggul setelah melewati berbagai tahapan kompetisi yang ketat.
Citra Salma Nurani mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras tim yang akhirnya membuahkan hasil.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga, karena usaha yang telah dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang baik,” ujarnya.
Saat menerima medali, Citra mengaku merasakan kebahagiaan sekaligus haru. Baginya, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas seluruh proses yang telah dilalui bersama tim.
Hal senada juga disampaikan Dafa Reihansyah Wahyudi. Mahasiswa Informatika tersebut mengungkapkan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa ide yang mereka perjuangkan memiliki nilai dan manfaat.
“Pastinya senang dan lega banget. Rasanya semua kerja keras dari mulai riset sampai final terbayar lunas. Kemenangan ini jadi bukti kalau ide yang kita perjuangkan memang bermanfaat,” ungkapnya.
Menurut Dafa, momen kemenangan ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan Dies Natalis Universitas Madura. Ia mengibaratkan prestasi tersebut sebagai hadiah untuk kampus tercinta.
“Rasanya seperti memberikan kado ulang tahun untuk kampus. Senang bisa membawa nama baik Universitas Madura di momen spesial ini,” tambahnya.
Para mahasiswa juga mengaku bangga atas apresiasi yang diberikan langsung oleh Rektor Universitas Madura. Hal tersebut dinilai menjadi motivasi tambahan untuk terus berkarya dan berinovasi ke depannya.
Selain itu, ajang Pena Competition 2 juga menjadi pengalaman berharga bagi mereka. Kompetisi tingkat nasional ini diikuti oleh sekitar 430 peserta dari lebih dari 180 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai daerah. Mereka menegaskan bahwa menjadi mahasiswa Universitas Madura tidak membatasi untuk terus berkembang dan menjalin jejaring luas di tingkat nasional.
Sebagai penutup, tim menyampaikan rasa terima kasih kepada Rektor serta seluruh dosen Universitas Madura atas dukungan yang telah diberikan selama proses kompetisi berlangsung. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama kampus.














