LPMSEMESTA– Universitas Madura menggelar kegiatan Studium Generale dalam rangka rangkaian Dies Natalis ke-48 yang berlangsung di Aula Laboratorium Bersama Lantai III pada Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Madura, civitas akademika, dosen, ketua organisasi mahasiswa (Ormawa), unit kegiatan mahasiswa (UKM), serta perwakilan mahasiswa. Studium General kali ini mengangkat tema pembangunan demokrasi di Indonesia dengan menghadirkan Dr. H. Idham Malik, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, sebagai pemateri.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Madura menyampaikan makna tema Dies Natalis ke-48, yaitu “TEDUH” yang merupakan singkatan dari Teladan, Elaboratif, Unggul, dan Humanis. Ia berharap nilai tersebut dapat menjadi karakter bagi seluruh civitas akademika.
“Kita patut bersyukur di usia ke-48 ini. Rasa syukur tersebut harus diwujudkan dalam kepribadian yang kuat serta keyakinan untuk bersama-sama memajukan Universitas Madura. Saya percaya kampus ini menjadi tempat berkembangnya ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. Idham Malik dalam pemaparannya menekankan pentingnya pematangan demokrasi di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa demokrasi tidak hanya sebatas proses pemungutan suara, tetapi juga harus berakar pada nilai-nilai budaya bangsa sebagaimana yang diinspirasikan oleh pemikiran Bung Hatta.
“Demokrasi bukan sekadar voting, tetapi sistem yang mampu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran aktivisme mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran dan pendidikan masyarakat, serta mendorong pemberdayaan komunitas secara nyata.
Kegiatan Studium General ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Wakil Rektor III Universitas Madura.














