LPM Semesta – Mahasiswa Universitas Madura, yang tergabung dalam kelompok 7 Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Blumbungan, melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik, Pamekasan 19/7/2024.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Kelompok 7 tersebut, diikuti oleh puluhan masyarakat sekitar yang sangat antusias dalam mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik yang diberikan oleh mahasiswa.
Kegiatan yang berlangsung di halaman balai desa Blumbungan tersebut, mengenalkan dua jenis pupuk organik kepada masyarakat, yaitu pupuk kompos dan pupuk bokashi.
Dimana pupuk kompos terbuat dari bahan-bahan organik seperti sisa makanan, daun kering, dan kotoran ternak. Sedangkan pupuk bokashi terbuat dari bahan-bahan yang sama dengan pupuk kompos, namun difermentasi terlebih dahulu dengan menggunakan mikro organik.
Setelah memberikan pelatihan dan mempersiapkan segala bahan-bahan yang dibutuhkan mahasiswa mengajak masyarakat untuk praktik bagaimana cara membuat pupuk organik yang didampingi langsung oleh mahasiswa.
Sultan selaku kordinator desa mahasiswa KKN Universitas Madura menyampaikan.” Program kerja kali ini mendapatkan respon positif dari masyarakat desa Blumbungan, hal ini dibuktikan bagaimana masyarakat dengan antusias mengikuti rangkaian pelatihan yang kita laksanakan, kami juga berharap dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk organik ini dapat bermanfaat terhadap masyarakat dan membantu masyarakat agar meningkatkan kreativitas dalam pengolahan pupuk organik, sehingga nantinya masyarakat bisa menerapkan pasca pelatihan yang kita laksanakan ini”.Ungkapnya
Kegiatan tersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk meningkatkan penggunaan pupuk organik dalam bercocok tanam,karena selain dapat menghemat biaya juga dapat menjaga kelestarian lingkungan.
selain itu pupuk organik memiliki banyak manfaat bagi tanaman dan lingkungan, antara lain:
* Meningkatkan kesuburan tanah
* Memperbaiki struktur tanah
* Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit
* Menjaga kelestarian lingkungan
Mahasiswa Universitas Madura berharap kegiatan ini, dapat memotivasi warga desa untuk lebih menggunakan pupuk organik dalam mengelola pertaniannya, sehingga dengan menggunakan pupuk organik, mereka dapat menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan ramah lingkungan.














