Dosen Universitas Madura Bekali Guru SD Pamekasan Inovasi Matematika Berbasis GeoGebra

  • Bagikan

Lpmsemesta– Tim dosen dari Universitas Madura (UNIRA) sukses menggelar Workshop Pelatihan Guru Kreatif bertajuk “Inovasi Pembelajaran Matematika SD Berbasis Teknologi Interaktif melalui GeoGebra”. Kegiatan yang berlangsung pada 22–23 Desember 2026 ini dipusatkan di SDI Asy Syhada’ sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat bagi tenaga pendidik di Kabupaten Pamekasan.

Workshop intensif selama dua hari ini dihadiri oleh puluhan guru sekolah dasar dari berbagai kecamatan. Fokus utamanya adalah membekali para guru dengan keterampilan teknologi untuk mengubah materi matematika yang selama ini dianggap kaku menjadi lebih interaktif dan visual.

Example 300x600

Transformasi Metode Konvensional ke Digital

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ibu Yuliana Trisanti, menegaskan bahwa agenda ini lahir dari kebutuhan untuk mengurangi dominasi metode ceramah di kelas.

“Kami ingin guru tidak hanya sekadar tahu cara memakai software, tetapi mampu mengintegrasikannya ke dalam RPP dan praktik sehari-hari. Tujuannya jelas: membuat matematika di level SD menjadi lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan,” ujar Yuliana.

Secara spesifik, pelatihan ini menyasar empat poin utama:

1. Peningkatan kompetensi penggunaan software GeoGebra.

2. Stimulasi kreativitas guru dalam merancang media pembelajaran.

3. Modernisasi metode pengajaran agar tidak monoton.

4. Pembuatan media visual konkret untuk materi geometri, bangun datar, dan numerik dasar.

Dukungan dari Dinas Pendidikan

Apresiasi datang dari perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan yang turut hadir memberikan sambutan. Ia menekankan bahwa literasi digital adalah kunci pembelajaran abad ke-21.

“Pembelajaran matematika sering dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak. Dengan GeoGebra, konsep tersebut diubah menjadi lebih konkret sehingga siswa lebih mudah paham,” ungkapnya.

Antusiasme Peserta dan Hasil Nyata

Dalam sesi praktik, para peserta langsung dibimbing untuk membuat animasi sederhana dan simulasi konsep pecahan. Salah satu peserta, Ibu Rina, mengakui bahwa pelatihan ini memberikan perspektif baru dalam cara mengajar.

“Selama ini saya hanya mengandalkan papan tulis. Sekarang saya tahu GeoGebra bisa menjelaskan bangun datar dengan jauh lebih menarik. Saya yakin siswa akan lebih semangat,” kata Rina optimis.

Berdasarkan evaluasi melalui angket di akhir acara, mayoritas peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman teknis dan kesiapan mengaplikasikan GeoGebra di kelas masing-masing. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan komitmen bersama untuk membangun komunitas guru kreatif di Pamekasan.

Tentang Universitas Madura:

Universitas Madura berkomitmen untuk terus mendukung transformasi pendidikan dasar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi melalui program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.

 

banner 325x300
Penulis: FyanEditor: Erik
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *